SOSIOLOGI


DEFINISI SOSIOLOGI

Sosiologi berasal dari kata socious yang artinya kawan dan logos yang artinya kata/berbicara/ilmu.

Sosiologi adalah berbicara mengenai kaawan/masyarakat atau ilmu yang mempelajari tantang masyarakat.

Definisi menurut pitiri sorokin ialah suatu ilmu yang mempelajari :

  • Hubungan dan pengaruh timbal balik antara aneka macam gejala-gejala sosial.
  • Hubungan dan pengaruh timbal balik antara gejala sosial dengan gejala-gejala non sosial.
  • Ciri-ciri umum gejala-gejala non sosial.

Menurut roucek dan warren : ilmu yang mempelajari hubungan antara manusia dalam kelompok-kelompok.

Van doorn dan lammers : ilmu pengetahuan tentang struktur dan proses-proses kemasyarakatan yang bersifat stabil.

OBJEK STUDI SOSIOLOGI

Menurut waters dan crook (1990) : sosiologi is the sistematic analisis  the strukture of sosial behaviour.

Empat(4) objek study sosiologi :

  1. Sosiologi mempelajari prilaku, tetapi prilaku yang di kaji adalah prilaku dalam karakter sosial, bukan individual. Contoh hubungan timbal balik antara satu orang dengan orang lain.

2.  Prilaku sosial yang di pelajari sosiologi adalah prilaku yang berstruktur artinya suatu prilaku sosial yang hanya terjadi sekali saja dan kemudian tidak terjadi lagi. Bukanlah merupakan bidang kajian sosiologi.

3.  Penjelasan sosiologi bersifat analistik artinuya ilmun pengetahuan termasuk sosiologi senantiasa terdiri dari :

  • Contens/ the body of knowladge atau substansi dari ilmu pengetahuan itu.
  • Methods

4.  Penjelasan sosiologi bersifat sistematis artinya sosiologi merupaka suatu disiplin ilmu yang mengikuti tatanan atau aturan-aturan yang dapat di pertanggung jawabkan secara ilmiah.

HAKIKAT SOSIOLOGI

  1. Secara umum :
  • Suatu ilmu sosial
  • Disiplin normatif.
  • Ilmu pengetahuan umum bukan khusus.
  1. Secara khusus :
  • Mikro : ilmu pola pikir kelompok skala kecil.
  • Makro : ilmu pola pikir kelompok skala besar.

SIFAT HAKIKAT KEBUDAYAAN

  1. Kebudayaan terwujud dan tersalurkan lewat prilaku manusia.
  2. Kebudayaan telah ada terlebih dahulu mendahului lahirnya suatu generasi tertentu dan tidak akan mati dengan habisnya usia generasi bersangkutan.
  3. Kebudayaan di perlukan oleh manusia dan di wujudkan tingkah lakunya.
  4. Kebudayaan mencakup aturan-aturan yang berisikan kewajiban-kewajiban, tindakan-tindakan yang di terima dan di tolak, tindakan-tindakan yang di larang dan tindakan-tindakan yang di izinkan.

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s