HUKUM ADAT

HUKUM KEKELUARGAAN ADAT

  1. 1. HAL KETURUNAN

Keturunan adalah ketunggalan leluhur, artinya ada hubungan darah antara orang seorang dan orang lain. Dua orang atau lebih yang mempunyai hubungan darah, jadi yang tunggal leluhur, adalah keturunan yang seorang dari yang lain. Prof Djojodigoeno menggunakan istilah“kewangsaan”untuk “keturunan”

Keturunan terdapat dua bagian :

  • Keturunan Patrilineal : adalah orang-orang yang hubungan darahnya hanya melulu melewati orang laki-laki saja (keturunan garis bapak)
  • Keturunan Matrilineal : adalah orang0orang yang hubungan darahnya hanya melulu melewati orang perempuan saja ( keturunan garis ibu)

Suatu masnyarakat yang dalam pergaulannya sehari-hari hanya mengakui patrilineal atau matrilineal saja di sebut unilateral; sedangkan yang mengakui keturunan dari kedua belah pihak, yang sama nilai dan sama derajat, di sebut Bilateral.

Dalam Keturunan juga terdapat dua rsifat :

  • Lurus : apabila orang seorang merupakan langsung keturunan dari yang lain, misalnya antara bapak dan anak; antara kakek, bapak dan anak di sebut lurus ke bawah kalau rangkaiannya di lihat dari kakek,bapak,anak. Sedangkan di sebut lurus ke atas kalau rangkainnya di lihat dari anak , bapak, kakek.
  • Menyimpang atau bercabang : apabila antaara kedua orang atau lebih itu terdapat adanya ketunggalan leluhur, misal bapak ibunya sama (saudara sekandung), atau se kakek nenek dan lain sebagainya.

Hubungan kekeluargaan merupakan faktor yang sangat penting dalam :

  • Masalah perkawinan, yaitu untuk meyakinkan apakah ada hubungan kekeluargaan yang merupakan larangnan untuk menjadi suami istri ( misalnya terlalu dekat , adik kakak sekandung dan lainya)

Masalah warisan, hubungan kekeluargaan merupakan dasar untuk pembagian harta peninggalan.

PENGERTIAN HUKUM ADAT DARI SARJANA-SARJANA BARAT

  • VAN VOLLEN HOVEN : hukum adat adalah keseluruhan aturan tingkah laku positif yang di satu pihak mempunyai sanksi dan di pihak lain dalam keadaan tidak di kodifikasi.

TEER HAAR membuat dua perumusan :

– hukum adat lahir dari dan di pelihara oleh keputusan-keputusan :

a. keputusan para warga masyarakat hukum

b. keputusan berwibawa dari kepala-kepala rakyat

c. keputusan para hakim

– hukum adat hanya dapat di ketahui dan di lihat dalam bentuk keputusan-keputusan para fungsionaris hukum.

#PENGERTIAN HUKUKM ADAT DARI SARJAN INDONESIA

sarjan indonesia mengatakan bahwa membuat definisi mengenai hukum adat itu sulit karena :

1. hukum adat itu masih dalam pertumbuhan

2. hukum adat secara langsung selalu membawa kita kepada keadaan yang justru merupakan sifat dan pembawaan hukum adat itu di antaranya :

-tertulis atau tidak tertulis.

– pasti atau tidak pasti.

– hukum raja atau hukum rakyat.

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s