ILMU KEDOKTERAN FORENSIK


ILMU KEDOKTERAN FORENSIK

Dr. Bambang Prameng N SpF

Ruang Lingkup IKF dan Medikolegal Dalam memecahkan problema tindak pidana yang sudah berlangsung berabad – abad penegak hukum menggunakan konsep-konsep :

Judicea Dei ( yg disebut Trial By Ordeal ):

Judicea Ignis

Judicea Aque

Judicea Offae

Konsep pengakuan di bawah sumpah

C. Konsep saksi     berkembang menjadi saksi ahli untuk menjelaskan barang bukti berdasarkan keilmuan masing- masing. Khusus untuk barang bukti yang berasal dari tubuh manusia dimanfaatkan dokter, lebih khusus lagi Ahli Kedokteran Forensik

Ilmu  Forensic atau Forensic Sciences

I Ked Forensik

I Ked Gigi Forensik

I Ked Jiwa Forensik

I Fisika Forensik

I Kimia Forensik

I Balistik Forensik

I Biologi Forensik

Dll yg masih berhubungan

Sejarah I.Ked Forensik secara singkat

Dimulai sejak Nabi Adam diturunkan ke bumi karenamencuri apel  dan berkembang sesuai perkembangan manusia.

3000 tahun sebelum masehi orang – orang Cina sudah mempelajari efek racun terhadap tubuh manusia

Orang-orang Mesir sudah bisa menjelaskan mekanisme terjadinya luka pada tusukan dan bagaimana mendiagnoses patah tulang. Bahkan sudah ada aturan mengenai bagaimana dokter praktek.Otopsi sudah sering dilakukan tapi tidak jelas kaitannya dg proses Peradilan .

Otopsi

Otopsi yang I kali dilakukan atas jenazah J Caesar yang meninggal dengan 23 tusukan . Setelah diotopsi ternyata hanya satu tusukan pada sela iga ke IV dan langsung menembus ke jantung. Otopsi ini diklaim sebagai kasus otopsi Forensic yg pertama kali.

Pada zaman Raja Sulaiman pengadilan terhadap dua orang ibu yg memperebutkan bayi diklaim sebagai kasus Psikiatri Forensic yg I

V

Semenjak agama Kristen berkembang di Eropa disusul perkembangan agama Islam pelaksanaan otopsi menurun

Pada zaman Renaissance pelaksanaan otopsi berkembang lagi terbukti dengan terbitnya buku-buku Kedokteran Forensic :

The Washing Away of Wrong atau Hsi Duan Yu

The Penal Code in the Diocese of Bamberg

The Treatice on Forensic Medicine and Public Health ( Foderer Perancis )

The Complete Sytem of Police Medicine ( Peter Frank Jerman )

Ilmuwan – ilmuwan Eropa lainnya : Ambroise Pare ( Perancis ),Fortunato Fidelis dan Paulo Zacchia ( Italia), Penemu Arsen Ahli Kimia Arab.Wilhelmshire ahli kimia dari Swedia,Rose,James Mars bisa menemukan arsen dengan konsentrasi sangat kecil 1/1000 mg. Tehnik-tehnik baru dg Neutron Activition Analysis. Jelaslah Forensic Sciences sangatlah paling penting didalam mengungkap permasalahan pidana

Thanatologi

Kegunaan mempelajari Thanatologi

Menentukan seorang sudah mati atau belum

Menentukan saat kematian

Memperkirakan sebab kematian

Memperkirakan cara kematian

About muhammad muaz

kalem,kaku....
This entry was posted in Uncategorized. Bookmark the permalink.

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s