LOGIKA



LOGIKA

Logika ialah ilmu yang mempelajari cara-cara/metode berpikir untuk mendapatkan suatu penalaran yang benar dari penalaran yang salah.

Ilmu logika bertugas menyelidiki, menyaring dan menilai buah pikiran seseorang dengan cara senus dan terpelajar serta bertujuan mendapatkan kebenaran terlepas dari kepentingan perorangan dan kelompok.

Dengan cara : penelitian logika formal untuk mendapatkan kaidah-kaidah berpikir benar dan salah agar mendapatkan suatu kesimpulan yang sesuai.

Contoh : seorang anak tenggelam di sungai dalam keadaan pinsan ia di tarik keluar dari air, tetangganya yang melihat berkata “ia tidak bernafas lagi” ibunya menangis “anakku mati”. Ia tidak bernafas, berarti (jadi) ia mati.

Pokok pernyataan       : dia=mati

Alasan            : dia=tidak bernafas lagi

Hubungan         : karena ia tidak bernafas maka ia mati.

 

ISTILAH-ISTILAH ILMU

  1. Ilmu di artikan sebagai makna lesikal ilmu atau sama dengan pengindraan secara umum dan mencakup segala hal yang hakiki sains, tekhnologi,keterampilan, kemahiran juga mengikuti ilmu –ilmu mudhuli(keberadaan), ilmu tuhan, ilmu para malaikat dan juga ilmu para manusia.

2.  Ilmu dalah keyakinan benar yang bisa di buktikan.

3.  Ilmu merupakan kumpulan proposisi-proposisi universal yang bersifat empiris.

4.  Ilmu merupakan gabungan proposisi-proposisi universal hakiki di mana tidak termasuk hal-hal yang linguistik.

5.  Kebenaran dan keyakinan yang bersesuaian dengan kenyataan dan realitas external.

6.  Ilmu adalah pembenaran yang di yakini.

7.  Ilmu adalah kumpulan proposisi-proposisi universal yang saling bersesuaian dimana tidak berhubungan dengan masalh-masalah sejarah dan masallah beografi.

8.  Pembenaran dan hukum yang meliputi dan belum meliputi, yang di yakini dan belum di yakini.

9.  Ilmu adalah kehadiran dan segala bentuk penyingkapan, biasa di gunakan dalam filsafat.

10. Ilmu yang hanya di maksakan sebagai ilmu ushuli diman berhubungan dengan ilmu logika atau mantiq.

 

EPISTIMOLOGI

Epistimologi adalah pembukaan/mukaddimah dalam ilmu logika.

Epistimologi : ialah ilmu yang mengkaji dan menganalisa tentang batasan, dasar dan pondasi, alat, tolak ukur, keabsahan, validitas dan kebenaran dari ilmu, makrifat dan pengetahuan.

Epistimologi adalah bagian dari ilmu filsafat.

Ilmu : kumpulan dari pengetahuan yang di arsir secara sistematis dan dapat di pertanggung jawabkan kebenaranya.

Pengetahuan : kumpulan dari pada aktifitas yang telah kita yakini.

Makrifat : penyerahan diri dengan tulus ikhlas kepada tuhanya dengan tahap demi tahap sampai ia mengenal tuhannya kebenarannya.

Epistimologi : hakikat =kebenaran yang hakiki

Mengapa hakikat di pertanyakan ?

  • Hakikat itu ada dan nyata.
  • Hakikat itu bisa di ajukan.
  • Hakikat itu bisa di analisa.
  • Hakikat dapat di pelajari melalui ilmu pengetahuan dan makrifat.

 

ANALOGI

Analogi adalah mempersamakan dua hal yang berlainan atau membandingkan sesuatu yang berbeda untuk di cari persamaannya.

 

 

 

 

 

 

 

 

 


About muhammad muaz

kalem,kaku....
This entry was posted in Uncategorized. Bookmark the permalink.

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s